
Pledo.desa.id - Sejak mewabahnya Virus Corona atau Covid-19, menjadikan sebagian anak sekolah kesulitan mempelajari materi yang diberikan oleh guru. Untuk mengatasi kesulitan yang dialami para siswa, Karang Taruna Pusaka Pledo berinisiatif memberikan pendampingan belajar agar memudahkan anak sekolah dalam mempelajari materi yang diberikan.
Menurut Koordinator Kelompok Belajar Karang Taruna Pusaka Pledo, Richardus Kuro Umang, pendampingan kelompok belajar merupakan bentuk penerapan Instruksi Bupati Flores Timur, Nomor : SATGAS.COVID/09/FLT/1/2021 bahwa, di masa pandemi peserta didik dianjurkan untuk belajar dari rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
"Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca dan menulis peserta didik setelah diberlakukannya sistem pembelajaran jarak jauh di masa pandemi Covid-19," kata Lado, sapaan akrab Richardus Kuro Umang, di Balai Desa Pledo, Rabu (24/3/2021).
Masih kata Lado, adanya proses pembelajaran yang berubah, menjadikan anak sekolah kesulitan mempelajari materi yang diberikan oleh guru.
Pendampingan belajar yang dilakukan, kata dia, menyesuaikan dengan jam belajar siswa dengan membuat kelompok-kelompok kecil. Dalam kegiatan ini, pengurus dan anggota Karang Taruna pun ikut berpartisipasi dalam proses pendampingan kelompok belajar tersebut.
"Pendampingan kelompok belajar merupakan salah satu pengabdian yang perlu dilakukan karena sangat membantu proses belajar mengajar para peserta didik pasca diterapkan kebijakan belajar dari rumah oleh pemerintah daerah Flores Timur," ujarnya.
Lado menjelaskan, selain mengikuti instruksi Bupati Flores Timur, pendampingan Kelompok Belajar bagi para siswa merupakan salah satu program kerja bidang Pendidikan dan pelatihan Karang Taruna Pusaka Pledo.
Lado menuturkan, ide awal pembentukan kelompok belajar bagi para siswa di Desa Pledo karena pengurus karang taruna merasa prihatin dengan kemampuan para siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD) mengalami penurunan yang sangat drastis.
"Kondisi seperti ini apabila dibiarkan, maka akan menghambat para peserta didik jenjang Sekolah Dasar (SD) untuk mengikuti pelajaran di jenjang yang lebih tinggi," tambahnya.
Saat ini, sambungnya, sasaran pendampingan kelompok belajar bentukan Karang Taruna Pusaka Pledo adalah seluruh generasi muda di Desa Pledo, terutama peserta didik jenjang Sekolah Dasar.
"Kegiatan Kelompok Belajar ini akan dilaksanakan dua hari dalam seminggu, yakni pada setiap hari Rabu dan Jumat pada pukul 15.00 WITA," tandasnya.
Tidak hanya di masa pandemi, lanjut Lado, kelompok Belajar Karang Taruna Pusaka Pledo juga direncanakan akan menjadi pusat pelatihan dan pendidikan Karang Taruna di Desa Pledo.
Kedepannya, kata dia lagi, Kelompok Belajar ini menjadi salah satu wadah untuk membentuk karakter peserta didik dari jenjang SD sampai SMA sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.
"Nantinya, kelompok belajar ini menjadi wadah untuk para peserta didik tingkat SMA untuk belajar berorganisasi, pengenalan dunia kampus, pendidikan Bahasa Inggris serta pelatihan Komputer sebelum melanjutkan ke jenjang perkuliahan," ungkapnya.
Lado pun berharap, pendampingan kelompok belajar ini dapat berguna bagi para peserta didik agar mampu mengenal dan meningkatkan potensi yang ada dalam diri mereka sehingga suatu saat nanti mempunyai daya saing di tingkat universitas dan juga di dunia kerja.
"Muda-mudahan Kelompok Belajar ini bisa menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi generasi muda Pusaka Pledo,"tutupnya
Penulis : Mimo Emry


